Jun 17, 2011

Nikah, Yuk?

judulnya hem banget yaa?? ah, ini bukan bermaksud untuk bagaimana-bagaimana namun ada ilmu yang sayang kalau disimpan sendiri..
sudah lama sih bahan mengenai ini, tapi menurut saya sangat berguna bagi kita saya dalam menapaki sesi-sesi selanjutnya dalam hidup. persiapan sebelum 'hujan' 
ini saya kutip dari akun twitternya Salim A. Fillah 



1. Dalam isyarat Nabi tentang #Nikah, ialah sunnah teranjur nan memuliakan. Sebuah jalan suci untuk karunia sekaligus ujian cinta-syahwati. 3 hrs ago via TweetDeck

2. Maka #Nikah sebagai ibadah, memerlukan kesiapan & persiapan. Ia tuk yang mampu, bukan sekedar mau. "Ba'ah" adalah parameter kesiapannya. 3 hrs ago via TweetDeck

3. Maka berbahagialah mereka yang ketika hasrat #Nikah hadir bergolak, sibuk mempersiapkan kemampuan, bukan sekedar memperturutkan kemauan. 3 hrs ago via TweetDeck

4. Persiapan #Nikah hendaknya segera membersamai datangnya baligh, sebab makna asal "Ba'ah" dalam hadits itu adalah "Kemampuan seksual." 3 hrs ago via TweetDeck

5. Imam Asy Syaukani dalam Subulus Salam, Syarh Bulughul Maram menambahkan makna "Ba'ah" yakni: kemampuan memberi mahar & nafkah. #Nikah 3 hrs ago via TweetDeck

6. Mengompromikan "Ba'ah" di makna utama (seksual) & makna tambahan (mahar, nafkah), idealnya anak lelaki segera mandiri saat baligh. #Nikah 3 hrs ago via TweetDeck

7. Jika kesiapan #Nikah diukur dengan "Ba'ah", maka persiapannya adalah proses perbaikan diri nan tak pernah usai. Ia terus seumur hidup. 3 hrs ago via TweetDeck

8. Izinkan saya membagi Persiapan #Nikah dalam 5 ranah: Ruhiyah, 'Ilmiyah, Jasadiyah (Fisik), Maaliyah (Finansial), Ijtima'iyah (Sosial) 3 hrs ago via TweetDeck

9. Persiapan #Nikah perlu start awal. Salim nikah usia 20 th, tapi karena persiapannya dimulai umur 15 th, maka tak bisa disebut tergesa. 3 hrs ago via TweetDeck

10. Sebaliknya, ada orang yang #Nikah-nya umur 30 th, tapi persiapan penuh kesadaran baru dimulai umur 29,5 th. Itu namanya tergesa-gesa. 3 hrs ago via TweetDeck

11. Kita mulai dari yang pertama; Persiapan Ruhiyah. Ialah nan paling mendasar. Segala persiapan #Nikah lainnya berpijak pada yang satu ini. 3 hrs ago via TweetDeck

12. Persiapan Ruhiyah (Spiritual) ada pada soal menata diri menerima ujian & tanggungjawab hidup nan lebih berlipat, berkelindan. #Nikah 3 hrs ago via TweetDeck

13. (QS Ali Imran 14): Sebelum nikah ujian kita linear: pasangan hidup. Begitu #Nikah berjejalin: pasangan, anak, harta, gengsi, investasi. 3 hrs ago via TweetDeck

14. Sebelum #Nikah, grafik hidup kita analog dengan amplitudo kecil. Setelah menikah, ia digital variatif; kalau bukan NIKMAT, ya MUSIBAH. 2 hrs ago via TweetDeck

15. Maka termakna jua dalam Persiapan Ruhiyah terkait #Nikah adalah kemampuan mengelola SABAR dan SYUKUR menghadapi tantangan-tantangan itu. 2 hrs ago via TweetDeck

16. SABAR & SYUKUR itu semisal tentang pasangan; ia keinsyafan bahwa tak ada yang sempurna. Setiap orang memiliki lebih & kurangnya. #Nikah 2 hrs ago via TweetDeck

17. Khadijah itu lembut, penyabar, penuh pengertian, & dukung penuh perjuangan. Tapi tak semua lelaki mampu beristeri jauh lebih tua. #Nikah 2 hrs ago via TweetDeck

18. 'Aisyah: cantik, cerdas, lincah, imut. Tapi tak semua lelaki siap dengan kobar cemburunya nan sampai banting piring di depan tamu #Nikah 2 hrs ago via TweetDeck

19. Persiapan Ruhiyah #Nikah adalah mengubah ekspektasi menjadi obsesi. Dari harapan akan apa nan diperoleh, menuju nan apa akan dibaktikan. 2 hrs ago via TweetDeck

20. Jika #Nikah masih terbayang sbb: lapar ada yang masakin, capek ada yang mijitin, baju kotor dicuciin. Itu ekspektasi. Bersiaplah kecewa. 2 hrs ago via TweetDeck

21. Ekspektasi macam itu lebih tepat dipuaskan oleh tukang masak, tukang pijit, & tukang cuci;) Ber-obsesilah dalam #Nikah. "Apa obsesimu?" 2 hrs ago via TweetDeck

22. Obsesi sebagai Persiapan Ruhiyah #Nikah semisal: Bagaimana kau akan berjuang sebagai suami/isteri ayah/ibu untuk mensurgakan keluargamu? 2 hrs ago via TweetDeck

23. Usai itu, di antara persiapan Ruhiyah #Nikah adalah menata ketundukan pada segala ketentuanNya dalam rumahtangga & masalah-masalahnya. 2 hrs ago via TweetDeck

24. Lalu persiapan 'Ilmiyah-Tsaqafiyah (Pengetahuan) #Nikah, meliput banyak hal semisal Fiqh, Komunikasi Pasangan, Parenting, Manajemen, dll 2 hrs ago via TweetDeck

25. Bukan Ustadz-pun, tiap muslim harus sampai pada batas minimal lmu syar'i nan dibutuhkan dalam berhidup, berinteraksi, berkeluarga #Nikah 2 hrs ago via TweetDeck

26. Lalu tentang komunikasi pasangan; seringnya masalah rumahtangga bukan krn ada maksud jahat, melainkan maksud baik nan kurang ilmu #Nikah 2 hrs ago via TweetDeck

27. Sungguh harus diilmui bahwa lelaki & perempuan diciptakan berbeda dengan segala kekhasannya, untuk saling memahami & bersinergi. #Nikah 2 hrs ago via TweetDeck

28. Contoh beda hadapi masalah & tekanan; Wanita: berbagi, didengarkan, dimengerti. Lelaki: menyendiri, kontemplasi, rumuskan solusi #Nikah 2 hrs ago via TweetDeck

29. Bayangkan jika perbedaan itu dibawa dalam sikap dengan asumsi: "Aku mencintaimu seperti aku ingin dicintai" Konflik pasti meraja. #Nikah 2 hrs ago via TweetDeck

30. ->Suami pulang dgn masalah berat disambut isteri yg memaksa ingin tahu & dengar problemnya, padahal ia ingin sendiri & bersolusi. #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

31. Lihatlah Khadijah saat Muhammad pulang dr Hira' dengan panik & resah. Dia tak bertanya, dia sediakan ruang sendiri & kontemplasi. #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

32. Sebaliknya-> Isteri yg sdg ingin didengar lalu curhat ke suami, suami malah tawarkan solusi. Padahal dia hanya ingin dimengerti. #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

33. Isteri: Mas aku capek, rumah berantakan bla-bla-bla. Suami: OK, kita cari pembantu. I: O, jadi aku dianggap pembantu?!. S: Lho?! #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

34. BEDA: Istri cerita untuk ringankan beban hatinya. Dimengerti itu solusi >< Suami akan cerita masalah yang sudah berhasil diatasi. #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

35. BEDA lagi: Suami single tasking, bisa marah kalau isterinya nan multitasking memintanya kerjakan beberapa hal berrangkai-rangkai. #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

36. BEDA lagi: Isteri sering berkalimat tak langsung nan tak difahami suami. Ie: Mas, Salma belum dijemput, aku masih harus masak! #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

37. -> Jawab suami: Oh, kalau gitu biar nanti Salma pulang sendiri" Dijamin para isteri gondok, sebab maksudnya: Tolong jemput Salma! #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

38. BEDA. Bagi suami masalah hrs disederhanakan (Spiral ke dalam). Bagi isteri, tiap detail & keterkaitan sgt penting (Spiral keluar) #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

39. Dan banyak lagi BEDA yang jk tak diilmui potensial jd masalah serius. Lengkapnya di Bahagianya Merayakan Cinta #BMC [bit.ly] 1 hr ago via TweetDeck

40. Next: Parenting. Waktu kita sempit; belum puas belajar jd suami/isteri, tiba-tiba sdh jd ayah/ibu. Maka segeralah belajar jd Ortu #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

41. Anak adl karunia yg hiasi hidup, amanah (lahir dalam fitrah, kembalikan ke Allah dalam fitrah), pahala, sekaligus fitnah (ujian). #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

42. Maka mengilmui hingga detail-detail kecil soal parenting adalah niscaya. ie Hadits: renggutan kasar pd bayi membekas di jiwa. #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

43. Uji kecil buat calon ibu & ayah: "Apa yang anda lakukan saat anak lari-larian di depan rumah lalu GABRUSS, jatuh berdebam?" #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

44. LAZIM: "Sudah dibilang, jangan lari-lari! Tuh, jatuh kan!" -> Anak belajar utk menganggap dirinya selalu bersalah dalam hidupnya. #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

45. LAZIM: "iih, batunya nakal ya Nak! Sini Ibu balaskan!" -> Anak belajar salahkan keadaan sekitar utk excuse dr kurangnya ikhtiyar. #Nikah 1 hr ago via TweetDeck

46. LAZIM: "Hm, nggak apa-apa, nggak sakit, cuma kayak gitu!" -> Ketakpekaan. Hati-hati dibalas saat kita sdh tua & sakit-sakitan;P #Nikah 59 mins ago via TweetDeck

47. Alangkah bahaya tiap huruf dari lisan bg masa depan anak kita. Latihlah dia agar lempang (tanpa dusta & tipu) dlm taqwa (QS 4: 9) #Nikah 54 mins ago via TweetDeck

banyak yaaa?? jadi bagimana dengan kamu??siap kah??
bukan masalah siap tidak siapnya, namun bagaimana mempersiapkannya dan memantaskan diri dihadapan Alloh :)